Dr. Umar Rolf Baron Ehrenfels (Austria)

Dr. Umar Rolf Baron Ehrenfels (Austria)
Gurubesar Antropologi

……………………………………………….
Penggugah terpenting atas kesadaran saya tentang kebenaran agama Islam, agama besar yang
sangat berpengaruh atas jiwa saya, ialah bahwa Islam itu menonjol dalam hal-hal sebagai berikut:
1. Ajaran-ajaran Islam yang diwahyukan berangsur-angsur itu menurut pikiran saya
menunjukkan bahwa agama-agama besar keluar dari hanya satu sumber, bahwa orangorang
yang membawa ke-Rasulan besar itu hanya membawa ajaran-ajaran Tuhan yang
Satu, dan bahwa beriman kepada salah satu ke-Rasulan ini berarti mencari Iman dalam
Cinta kasih.
2. Islam, pada pokoknya berarti aman atau selamat dengan cara tunduk kepada hukum yang
abadi.
3. Islam ditinjau dari sudut sejarah adalah agama besar terakhir di atas planet bumi ini.
4. Nabi Muhammad s.a.w. adalah Rasul Islam dan mata rantai terakhir dalam rangkaian para
Rasul yang membawa risalah-risalah besar.
5. Penerimaan agama Islam dan cara hidup kaum Muslimin oleh orang yang menganut agama
yang terdahulu, berarti dia melepaskan diri dari agamanya yang dahulu. Sama seperti
memeluk ajaran-ajaran Budha itu berarti melepaskan diri dari ajaran-ajaran Hindu. Agamaagama
yang berbeda-beda itu sebenarnya hanya buatan manusia, sedangkan kesatuan
agama itu dari dan bersifat ke-Tuhanan. Ajaran-ajaran Al-Qur’an menekankan atas prinsip
kesatuan ini. Dan percaya atas kesatuan agama berarti menerima satunya fakta kejiwaan
yang umum diterima oleh semua orang, pria dan wanita.
6. Jiwa persaudaraan kemanusiaan yang meliputi semua hamba Allah, selalu ditekankan oleh
Islam, berbeda dengan konsep rasialisme atau sukuisme yang berdasarkan perbedaan
bahasa, warna kulit, sejarah tradisional dan lain-lain dogma alami.
7. Konsep cinta kasih kebapakan Tuhan, dengan sendirinya mengandung konsep cinta keibuan
Tuhan sebagai dua prinsip gelar Tuhan Ar-Rahman dan Ar-Rahim. Kedua kata ini berasal
dari kata “rahima” dalam bahasa Arab. Pengertian pokok simbolis ini sama dengan
pengertian “Goethe’s Das Ewing-Weibliche Zieht uns himan” yang arti harfiahnya ialah
“rahim” (dari wanita).
Berdasarkan pengertian ini, maka Gereja Aya Shofia di Istambul telah dibangun menurut prinsip
arsitek besar Muslim di Timur Dekat yang diilhami oleh bangunan Mesjid Sultan Ahmad atau
Muhammad Al-Fatih di Istambul.
Dalam pengertian dan jiwa inilah Rasulullah s.a.w. bersabda dalam kata-katanya yang tidak bisa
dilupakan oleh para pengikutnya:
Syurga itu di bawah telapak kaki kaum ibu.
Tentang Pengarang : Doktor Umar Rolf Baron Ehrenfels
Beliau adalah anak satu-satunya dari Alm. Baron Christian Ehrenfels, pembangun teori structure
Psychology modern di Austria.
Rolf Freiherr von Ehrenfels sudah sejak masa anak-anak tertarik oleh dunia Timur umumnya, dunia
Islam khususnya. Saudaranya perempuan, seorang penyair bangsa Austria, Imma von Bedmarhof
telah menceritakan hal itu dalam sebuah artikelnya dalam majalah sastra Islam Lahore pada tahun
1953. Pada waktu Rolf meningkat dewasa, dia pergi ke negara-negara Balkan dan Turki, di mana
dia ikut bersembahyang di mesjid-mesjid (walaupun dia masih seorang Nasrani) dan mendapat
sambutan baik dari kaum Muslimin Turki, Albania, Yunani dan Yugoslavia. Sesudah itu perhatiannya
terhadap Islam semakin bertambah, hingga akhirnya dia menyatakan masuk Islam pada tahun
1927 dan memilih Umar sebagai nama Islamnya. Pada tahun 1932, beliau mengunjungi anak
benua India/Pakistan dan sangat tertarik oleh soal-soal kebudayaan dan sejarah yang berhubungan
dengan kedudukan wanita dalam Islam. Sekembalinya di Austria, Baron mengkhususkan diri dalam
mempelajari soal-soal antropologi dari Matilineal Civilisation di India. The Oxford University Press
telah menerbitkan buku antropologinya yang pertama (Osmania University series, Hyderabad,
Deccan 1941) mengenai topik ini.
Pada waktu Austria diduduki oleh Jerman Nazi tahun 1938, Baron Umar pergi lagi ke India, dan
beker.ja di Hyderabad atas undangan alm. Sir Akbar Hydari sambil tetap mempelajari soal-soal
antropologi di India Selatan dengan mendapat bantuan dari Wenner Gern Foundation New York di
Assam. Sejak tahun 1949 beliau menjadi Kepala Bagian Antropologi pada University of Madras.
Pada tahun itu juga beliau mendapat medali emas S.C. Roy Golden Medal atas jasa-jasanya dalam
bidang Sosial and Cultural Antropology dari Royal Asiatic Society of Bengal.
Di antara sekian banyak karangan-karangannya tentang Islam dan ilmu pengetahuan, ada dua jilid
buku tentang antropologi India dan dunia, “Ilm-ul-Aqwam” (Anjuman Taraqqi-Delhi 1941) dan
sebuah risalah tentang suku bangsa Cochin dengan nama “Kadar of Cochin” (Madras 1952).

<<sebelumnya …. Daftar Isi …. selanjutnya>>

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Untuk yang Sehati

Bercita-cita mengamalkan Islam secara utuh adalah suatu hal yang wajib bagi setiap muslim....
Namun bila belum mampu seluruhnya, jangan ditinggalkan semuanya....Karena Alloh Subhanahu wata'ala tidak membebani seseorang kecuali sesuai kemampuan maksimal yang dimiliki...

Buat diriku & dirimu

....Jangan pernah merasa cukup untuk belajar Islam, karena semakin kita tahu tentang Islam, semakin kita tahu tentang diri kita (...seberapa besar iman kita, ...seberapa banyak amal kita,....seberapa dalam ilmu kita, dan sebaliknya...seberapa besar kemunafikan kita, ...seberapa banyak maksiat kita, ...seberapa jauh kedunguan kita)
....Barangsiapa mengenal dirinya, maka semakin takut ia kepada Alloh Subhaanahu wata'ala

Do’a kita

Semoga Alloh Subhaanahu wata'ala meneguhkan hati kita dalam Islam hingga maut menjemput kita,...aamiin

Kalender

Februari 2010
S M S S R K J
« Jan   Mar »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728  

Total Pengunjung

  • 203,765 klik
%d blogger menyukai ini: